Ini kisah tentang cut meutia
Wanita aceh yang perkasa
Teguh berjuang melawan belanda
Hujan badai bukan halangan
Keras berjuang rebut kemerdekaan
Keluar masuk gunung dan hutan
Dengan rencong musuh dilawan
MOTTO : HIDUP TERASA LENGKAP DENGAN MELENGKAPI KEHIDUPAN ORANG LAIN
Senin, 19 September 2016
“GURUKU”
Kaulah guruku
Cinta kasihku
Terima kasihku
Takkan pernah berhenti
Kau berikan ilmu padaku
Dengan tulus dan ikhlas
Tanpa mengharapkan
Sebuah imbalan
Guruku ….
Jasamu takkan pernah kulupakan
Hingga akhir hayat ini
Karya ;nida nawilatul afifah
Cinta kasihku
Terima kasihku
Takkan pernah berhenti
Kau berikan ilmu padaku
Dengan tulus dan ikhlas
Tanpa mengharapkan
Sebuah imbalan
Guruku ….
Jasamu takkan pernah kulupakan
Hingga akhir hayat ini
Karya ;nida nawilatul afifah
RINDU AYAH IBU
Ayah…
Ibu…
Sudah lamanya kita tidak bertemu
Sudah lamanya lamanya kita tidak bersamamu
Ayah…
“PAHLAWAN”
Pahlawan nan mulia
Kau berjuang sekuat tenaga
Membela tanah air tercinta
Dengan semangat membara
Rela berkorban jiwa dan raga
Demi kejayaan bangsa dan Negara
Kau berjuang sekuat tenaga
Membela tanah air tercinta
Dengan semangat membara
Rela berkorban jiwa dan raga
Demi kejayaan bangsa dan Negara
Indahnya alam desaku
Indahnya alam desaku
Setiap hari minggu menyambut pagi
Burung – burung riang bernyanyi
Menyambut hangatnya mentari pagi
Yang akan menyinari desaku ini
Oh… alam desaku ini
Begitu indah pemandanganmu
Udara sejuk menerpakulit
Desa yang indah, bersih dan nyaman
Membuat hatiku semakin takjub
Sungai sungai mengalir jernih
Sungai yang jernih terlihat bersih
Kawah putih masih menyelimuti sawah dan lading para petani
Desaku yang indah akan selalu ku rindukan ,
akan selalu kunantikan
Tak akan pernah ku lupakan
Karya erna
Kelas VII
Mts Shidiq Al-Farizy
Setiap hari minggu menyambut pagi
Burung – burung riang bernyanyi
Menyambut hangatnya mentari pagi
Yang akan menyinari desaku ini
Oh… alam desaku ini
Begitu indah pemandanganmu
Udara sejuk menerpakulit
Desa yang indah, bersih dan nyaman
Membuat hatiku semakin takjub
Sungai sungai mengalir jernih
Sungai yang jernih terlihat bersih
Kawah putih masih menyelimuti sawah dan lading para petani
Desaku yang indah akan selalu ku rindukan ,
akan selalu kunantikan
Tak akan pernah ku lupakan
Karya erna
Kelas VII
Mts Shidiq Al-Farizy
Langganan:
Postingan (Atom)